Suasana haru dan semangat mewarnai prosesi Lepas Juang Etos ID 2025 di Sumatra Barat yang digelar serentak diseluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Seminar Sistem Informasi Universitas Andalas, Tujuh Etoser Sumbar angkatan 2021 resmi dilepas sebagai tanda berakhirnya masa pembinaan, sekaligus memulai langkah baru mereka untuk mengabdi dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat. (26/7/2025)
Dengan mengusung tema “From Formation to Mission”, prosesi Lepas Juang ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi menjadi simbol dari perjalanan panjang para Etoser dalam proses pembinaan yang membentuk karakter, kecerdasan akademik, kepekaan sosial, dan kedalaman spiritual. Setelah empat tahun ditempa dalam lingkungan yang mendukung pertumbuhan holistik, kini mereka siap melangkah ke fase baru: menjadi pribadi yang memberi dampak nyata di tengah masyarakat.
Beasiswa Etos ID sendiri merupakan program pendidikan yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa, sebagai bentuk nyata dari pengelolaan dana zakat yang amanah dan berdampak luas. Melalui program ini, Dompet Dhuafa berkomitmen membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dhuafa yang memiliki potensi akademik, sekaligus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli, tangguh, dan berjiwa sosial. Seperti halnya, para Etoser Sumatra Barat, telah membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, semangat untuk belajar dan mengabdi bisa tumbuh subur. Membuat program ini menjadi bukti bahwa zakat bukan hanya instrumen pemberdayaan ekonomi, tetapi juga jembatan menuju perubahan sosial yang berkelanjutan, terutama di sektor pendidikan.
Kegiatan ini turut melibatkan kehadiran tim Etos ID Pusat Fitriawati, Fasilitator Etos Wilayah Sumatra Barat Novrialdi Pratama,serta perwakilan Dompet Dhuafa Singgalang, Novil Oksan Putra. Acara ini juga mendapat apresiasi langsung dari Direktrur kemahasiswaan Universitas Andalas bapak Khandra Fahmy,Ph.D
Dalam sambutannya, Fitriawati, selaku Tim Etos ID Pusat, menyampaikan:
“Lepas Juang bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kiprah nyata di masyarakat. Ini adalah saatnya adik-adik menjadi pelita bagi lingkungan sekitar, membawa nilai-nilai kepedulian, integritas, dan kontribusi yang selama ini ditanamkan dalam setiap fase pembinaan Etos ID.” Ungkapnya
Sementara itu, Khandra Fahmy, Ph.D., menyampaikan bahwa kehadiran Etos ID memberikan dampak nyata bagi mahasiswa Unand yang berprestasi. “Sebelumnya belum pernah ada program beasiswa pemberdayaan seperti ini di kampus kami. Namun, dengan hadirnya Program Etos ID, mahasiswa Universitas Andalas yang berprestasi kini memiliki peluang lebih besar untuk meraih tujuan mereka,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Novil Oksan Putra, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Singgalang, juga menyampaikan apresiasinya “Kami, atas nama Dompet Dhuafa, mengucapkan selamat dan terima kasih. Selamat atas capaian yang luar biasa, dan terima kasih atas dedikasi kalian selama menjalani proses yang tidak mudah ini. Terima kasih juga kepada para mentor, fasilitator, relawan, dan seluruh pihak yang telah membersamai proses pemberdayaan ini. Karena melalui Program Etos ID ini, terbukti bahwa zakat mampu menghadirkan dampak nyata dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter, melalui pengelolaan zakat yang profesional bersama Dompet Dhuafa,” tuturnya
Beasiswa Etos ID telah lama menjadi salah satu ikhtiar strategis Dompet Dhuafa dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter melalui pengelolaan zakat yang profesional, dengan memberi kesempatan pendidikan kepada generasi daerah untuk tumbuh menjadi agen perubahan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi solusi bagi permasalahan sosial yang ada.
Program ini membuktikan bahwa zakat tidak hanya mengentaskan kemiskinan, tapi juga membuka akses pendidikan dan menciptakan perubahan berkelanjutan bagi masa depan bangsa. Dengan semangat kolektif dan komitmen kebermanfaatan, Dompet Dhuafa Singgalang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggerakkan zakat sebagai investasi sosial yang berkelanjutan. (fiq)



