Di ujung jalan yang tak banyak orang tahu, ada sebuah rumah yang tetap bertahan meski waktu terus mengujinya.”

Perjalanan menuju rumah itu bukan perjalanan yang biasa. Jalan setapak yang sempit membawa langkah menyusuri rimbunnya pepohonan karet, menembus belantara yang sunyi. Sulit membayangkan bahwa di balik lebatnya hutan, masih ada sebuah keluarga yang menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Seolah terpisah dari hiruk pikuk kehidupan, mereka tetap bertahan, menjaga harapan yang tak pernah padam.

Di Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, berdirilah sebuah gubuk sederhana yang telah dimakan usia. Dindingnya mulai rapuh, atapnya tak lagi memberi rasa aman ketika hujan datang. Di rumah kecil itulah Pak Amran tinggal bersama istri dan kelima anaknya. Tujuh jiwa berbagi ruang yang sama, saling menguatkan, meski keadaan belum berpihak kepada mereka.

 

Setiap hari, anak-anak Pak Amran melangkah keluar rumah melewati jalan kecil yang membelah hutan. Jalan itu mereka tempuh bukan untuk bermain, melainkan untuk menimba ilmu agama di tempat mengaji. Langkah-langkah kecil mereka menyusuri tanah yang sunyi, ditemani rindangnya pepohonan dan harapan sederhana agar suatu hari nanti kehidupan mereka bisa menjadi lebih baik. Bagi mereka, perjalanan itu adalah bagian dari ikhtiar untuk meraih masa depan.

Saat tim Dompet Dhuafa Singgalang tiba di lokasi, perjalanan panjang itu menghadirkan satu pelajaran berharga. Bahwa masih ada saudara-saudara kita yang hidup jauh dari keramaian, bertahan dalam rumah yang kondisinya semakin memprihatinkan. Mereka tidak meminta kehidupan yang mewah. Yang mereka dambakan hanyalah sebuah rumah yang lebih layak, tempat berlindung yang aman, tempat anak-anak dapat tumbuh tanpa dihantui rasa cemas ketika angin kencang atau hujan deras datang.

Hari ini, harapan itu masih terbuka. Setiap uluran tangan dapat menjadi awal perubahan bagi keluarga Pak Amran. Sebuah rumah yang lebih kokoh bukan sekadar bangunan, melainkan tempat tumbuhnya rasa aman, semangat belajar, dan masa depan yang lebih baik bagi tujuh anggota keluarga yang telah lama bertahan dalam keterbatasan.

Mari bersama Dompet Dhuafa Singgalang, kita hadirkan tempat tinggal yang lebih layak untuk keluarga Pak Amran. Karena sebuah rumah yang kokoh dapat menjadi awal lahirnya harapan baru, dan kebaikan yang kita titipkan hari ini akan menjadi tempat mereka melindungi mimpi-mimpi esok.

    Belum ada update

Belum ada donatur. Jadilah yang pertama!