7 Tahun Menetap di Gubuk Kayu Di Atas Tanah Milik Tetangga

Padang, DD Singgalang– Ditengah hiruk pikuk pembangunan perumahan elit dan gedung-gedung pencakar langit. Ternyata masih dijumpai, rumah kediaman saudara kita yang tidak layak huni. Salah satunya rumah yang dijumpai oleh tim Dompet Dhuafa Singgalang beberapa waktu lalu.

 

Kondisi rumah sebelum di renovasi

Seperti tampak di foto (jelang direnovasi), rumah kayu ini tempat ber istirahat melepas penat bagi Mak Rosna (59 th) dan anaknya. Sedangkan suaminya sudah lama meninggal dunia. Rumah Mak Rosna berada di Jl. BY Pass, KM 18, Batipuh Panjang, Koto Tangah, Kota Padang. Lebih kurang 7 tahun lamanya, Mak Rosna menetap dengan anaknya di rumah ini.

Kondisi rumah setelah direnovasi

“Alhamdulillah ada warga, yang berbaik hati untuk membantu saya. Untuk menggunakan hak pakai tanah. Jadi saya bisa menetap disini,” ucap Mak Rosna.

Kemudian, selang beberapa minggu setelah tim mengadakan survei ke rumah Mak Rosna. Alhamdulillah, ada sahabat baik dari YBM PLN UP2B Sumbagteng berkenan menyalurkan bantuan untuk biaya renovasi rumah Mak Rosna. Alhamdulillah kini rumah semi permanen ukuran 4×6 M sudah siap ditempati oleh Mak Rosna.

Sahabat, yuk kita doakan Mak Rosna senantiasa kuat dan sabar, semoga rumah ini bisa membuat Mak Rosna lebih nyaman dari biasanya. Dan bagi kita sahabat, saat kita bisa menetap di rumah yang lebih layak, mari senantiasa bersyukur. Dengan cara “melihat orang yang kondisinya berada di bawah kita” bukan sebaliknya. Semoga rasa syukur kita semakin tumbuh ya!.

Untuk sahabat yang tergerak membantu Mak Rosna, tentunya bisa menjadi bagian #MenebarKebaikan dan #JadiManfaat bersama kami. Informasi & Konfirmasi: 0751 40098 (Telp) 0812 6702 3333 (WhatsApp)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram